Hotspot Menurun namun Tetap Waspada

JAKARTA - Pantauan hotspot atau titik panas baik dari satelit NOAA-18 maupun satelit Terra/Aqua di wilayah Riau turun naik. Catatan historis hotspot dari 2006 menujukkan kecenderungan naik dan mencapai puncaknya pada Juli - Oktober. Pantauan Sipongi Kementerian Kehutanan dengan data satelit NOAA-18 melaporkan adanya penurunan hotspot di bulan Juni. Tertinggi pada (16/6) dengan 61 titik di Riau dan Sumatera 114 titik. Pada (19/6) menurun menjadi 5 titik di Riau dan 6 titik di Sumatera. Sementara itu, pantauan Satelit Terra dan Aqua BMKG, melaporkan total hotspot Sumatera 87 dan Riau 80. Hotspot tercatat pada (20/6) pukul 16.00 WIB. BMKG meramalkan terjadi fenomena el-nino lemah di wilayah Indonesia yang mengakibatkan curah hujan semakin berkurang. Oleh sebab itu, cuaca di wilayah Riau akan semakin kering dan potensi kebakaran lahan dan hutan sangat tinggi terjadi. Pemerintah menghimbau masyarakat tetap waspada dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan. (acu).

Related posts