Cerdas Cermat Meningkatkan Pengetahuan Penanggulangan Bencana

SURAKARTA - Salah satu rangkaian acara pada Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2015 di Solo adalah lomba cerdas cermat. Acara ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 16-17 Oktober 2015. Pada hari pertama (16/10), dilaksanakan technical meeting dengan semua peserta lomba. Peserta diwajibkan menggunakan pakaian khas daerah masing-masing serta menyiapkan yel-yel saat perlombaan. Materi yang dilombakan berupa pengetahuan tentang Penanggulangan Bencana, Pengurangan Risiko Bencana, Adaptasi Perubahan Iklim, Pembangunan berwawasan lingkungan, Mitigasi struktural dan mitigasi non struktural, dan Standar-standar minimal kemanusiaan (humantarian dan standar minimal bantuan)

Lomba terdiri dari 3 babak, yaitu penyisihan, semi final dan final. Pada babak penyisihan, akan dibagi menjadi 6 sesi (1 sesi terdiri dari 2-3 tim yang akan diacak pada saat technical meeting). Juara dari masing-masing sesi akan masuk babak semifinal. Peserta diwajibkan menjawab soal-soal yang ada di amplop (10 soal @ amplop) dari panitia. Setiap peserta yang tampil tidak diperbolehkan membawa catatan atau alat bantu hitung seperti kalkulator, sempoa, dan telepon genggam.

Pada babak semifinal dibagi menjadi 3 sesi, (1 sesi terdiri dari 2 tim). Pada babak semifinal ini berupa babak rebutan dengan mekanisme pengurangan poin bagi jawaban yang salah. Jumlah soal pada babak ini yaitu 20 soal pada masing-masing sesi. Pada babak final dilaksanakan babak rebutan yang terdiri dari 25 soal. Tim dengan nilai tertinggi dianggap sebagai pemenang dengan rincian juara 1, Juara 2, dan Juara 3. Hadiah untuk Juara 1, Juara II dan Juara III yaitu 6 Juta Rupiah, 4,5 Juta Rupiah, dan 3 Juta Rupiah secara berurutan dengan trophy dan sertifikat.

Pada hari ke-2, pelaksanaan kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pengurangan Risiko Bencana. Setelah itu, diperkenalkan tim juri lomba cerdas cermat. Tim juri terdiri dari IABI, PLANAS dan BNPB. Lomba ini diikuti oleh 14 tim provinsi dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. tiap-tiap tim terdiri dari 3 orang yang berasal dari BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten/Kota, dan lembaga usaha.

Terdapat 6 sesi sistem penyisihan dimana 1 sesi terdiri dari 3 atau 2 tim. Tiap tim harus memberikan yell-yell yang akan dinilai oleh juri dan akan mendapat hadiah di akhir sesi. Banyak peserta yang menampilkan kemampuan terbaiknya baik dalam yel-yel, kostum, maupun lomba cerdas cermat itu sendiri. Peserta yang hadir sebagai supporter mencapai lebih 60 orang.

Sesi Penyisihan 1: yang bertanding yaitu tim Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur. Yang lolos semifinal tim Yogyakarta.
Sesi Penyisihan 2: yang bertanding yaitu tim Kalimantan selatan, Sulawesi selatan, Bengkulu, dan yang lolos semifinal tim Kalimantan selatan.
Sesi Penyisihan 3: yang bertanding yaitu tim Jawa Tengah dan Gorontalo, yang lolos semifinal Jawa Tengah.
Sesi Penyisihan 4 : yang bertanding yaitu tim DKI Jakarta dan Sumatera Barat, yang lolos semifinal DKI Jakarta.
Sesi Penyisihan 5 : yang bertanding yaitu tim SUMUT dan NTT, yang lolos semifinal NTT.
Sesi Penyisihan 6: yang bertanding yaitu Tim Bali dan Papua Barat, yang lolos semifinal Bali.

Sesi selanjutnya yaitu sesi semifinal yang terdiri dari 6 tim dan terbagi dalam 3 sesi. Masing-masing sesi terdiri dari 2 tim yang saling berhadapan. Soal terdiri dari 15 soal pilihan ganda dan 5 soal isian rebutan.
Sesi Semifinal 1 : yang bertanding yaitu tim DIY dengan tim Kalimantan selatan, Yang lolos final tim DI Yogyakarta.
Sesi Semifinal 2: yang bertanding yaitu Tim Jawa Tengah dan DKI Jakarta, yang lolos tim Jawa Tengah.
Sesi Semifinal 3: yang bertanding yaitu Tim NTT dan Bali, yang lolos NTT.
Sehingga yang masuk grand final lomba cerdas cermat yaitu DI. Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur

Pada Sesi final, berlangsung seru antara tiga tim dengan soal sebanyak 25 soal pilihan ganda. Pada final ini, ada ketentuan tambahan yaitu tidak ada sistem pengurangan nilai, tapi jika salah menjawab maka untuk soal selanjutnya tidak diberikan hak untuk menjawab. Skor akhir yaitu D.I Yogyakarta memperoleh nilai 300, NTT memperoleh nilai 500, dan Jawa Tengah memperoleh nilai 700. Dengan demikian, maka juara 1, juara 2, dan juara 3 berturut-turut yaitu Jawa tengah, NTT, dan DI.Yogyakarta. Hadiah perlombaan ini dibagikan pada saat penutupan acara yang ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Selain itu, pada final lomba cerdas cermat tahun ini, diumumkan kategori tim dengan kostum terbaik dan yel-yel terbaik yaitu dari Provinsi Papua Barat dan Provinsi Jawa Tengah.

Related posts