Asap Pekat, 24 Kali Water Bombing di Langgam

Jakarta (8/3)_Berdasarkan pantauan satelit NOAA-18, mendeteksi ada 51 hotspot di wilayah Riau Sore ini, sedangkan Satelit MODIS Terra dan Aqua hanya mendeteksi 1 hotspot di Riau.

Pukul 17.30 WIB, Jumlah hotspot yang dideteksi oleh satelit NOAA-18 semakin banyak. Kemarin terdapat 10 hotspot sedangkan hari ini ada 51 hotspot yang terdapat di Bengkalis 10 titik, Dumai 11 titik, Inhil 2 titik, Pulau Meranti 5 titik, Pelalawan 2 titik, Rohil 16 titik dan Siak 5 titik. 

Titik panas yang semakin banyak menyebabkan asap semakin pekat, akibat kebakaran lahan dan hutan yang masih terjadi di wilayah Riau bagian utara seperti Dumai, Bengkalis, Siak dan Meranti, hal ini dapat dilihat dari nilai jarak pandang di Bandara Sultam Syarif Kasim II Pekanbaru dan Bandara Pinang Kampai Dumai. Berdasarkan pantauan BMKG, nilai visibility di Pekanbaru pada pagi hari adalah 1.000 m, turun menjadi 500 m pada siang hari dan sore ini naik lagi jadi 1000 m. Visibility di Dumai pada pagi berkisar 100 m, tengah hari tetap 100 m dan pada sore ini sudah naik jadi 700 m. Jarak pandang yang minim karena kabut asap karlahut tersebut menyebabkan helikopter water bombing tidak dapat beroperasi secara maksimal. Sepanjang hari ini hanya 1 helikopter water bombing yang beroperasi dan berhasil melakukan bombing sebanyak 24 kali di daerah Langgam.

Related posts